Langsung ke konten utama

Lahan Parkir Pasar Gedebage Masih Belum Maksimal


https://lh7-us.googleusercontent.com/SRNleHCRZ2NYn6CYAM588rXVwrlnnbMe5bh4MkWIIK7pdJ8G3MWNP59-IgA5E1KPv9NHN2Y_RSR1cpMhhEY7vT9SgZpDjIERlhJf7aH6wpz-WneDdZw3OsWoT9CZ6VcicMGuH6HfzovLE6qqARlgezc

 

Bandung - Pasar Gedebage merupakan pusat perbelanjaan barang bekas juga pasar induk yang terletak di kawasan Gedebage. Pasar yang luasnya lebih dari 4 hektar itu pun menjadi daya tarik orang-orang untuk berbelanja disana, karena lengkap dan harganya pun murah.

 

Di pasar yang merupakan surga pakaian bekas berbagai merek terkenal dengan harga miring ini, berbagai jaket berbahan tebal, kaos band terkenal hingga gaun-gaun dapat ditemukan. Selain itu ada pasar induk yang letaknya berdekatan dengan Pasar Cimol.  

 

Disamping barang-barang murah meriah yang ditawarkan di Pasar Cimol Gedebage, adapun masalah yang dihadapi. Menyangkut kenyamanan pengunjung yaitu parkiran untuk motor maupun mobil. Lahan parkir yang tidak rapi membuat pengunjung kadang kebingungan menyimpan kendaraan mereka.

 

Depan toko pun dijadikan tempat parkir untuk motor yang sebenarnya memakan jalan utama. Parkir mobil sendiri ada lahan yang tidak begitu luas diantara toko-toko yang mungkin dapat memuat 6-8 mobil jika tersusun rapi. Dengan tarif parkir untuk motor dan mobil yang tentu berbeda, mobil Rp. 3.000 ribu dan motor Rp. 2.000 ribu.

 

Memang di hari biasa atau hari kerja pengunjung Pasar Cimol Gedebage dan Pasar Induk tidak begitu ramai. Namun di hari libur seperti Sabtu atau Minggu Pasar Cimol Gedebage pasti ramai pengunjung pun terkadang datang pengunjung dari luar kota.

 

“Parkir ini kan ada koordinasinya sama paguyuban, sambil rapihin kendaraan yang parkir sambil kebersihan juga,” kata Budi (33) salah satu tukang parkir di Pasar Cimol Gedebage. 

 

Regu keamanan pun dibentuk untuk menjaga ketertiban dan memberi arahan ke para tukang parkir. Dengan tujuan agar para tukang parkir mengerti jika ada masalah apa yang harus dilakukan. Adapun penarikan uang keamanan untuk PKL (Pedagang Kaki Lima) sekitar Rp. 3.000 ribu.

 

Selain untuk keamanan ada juga penarikan uang untuk kebersihan. Uang kebersihan ini tidak dibarengi oleh iuran keamanan karena untuk uang kebersihan ada kesekretariatannya sendiri. 

 

“Untuk keamanan iurannya sama aja. Mau pedagang kecil seperti PKL ataupun pedagang besar, dikenakan Rp.3.000 ribu. Adapun jika tidak mampu bayar perbulan maka boleh untuk membayar perbulan,” Ujar Arda (31) selaku komandan regu keamanan, Senin 30 Oktober 2023.

 

Saat ini lahan parkir di Pasar Cimol Gedebage sendiri lebih baik, dibandingkan beberapa bulan kebelakang. Pengunjung yang membawa kendaraan juga merasa aman-aman saja, selama mereka meninggalkan kendaraan pun tidak ada kehilangan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Handle Your Overwhelmed Situation

  Bandung-Overwhelmed berasal dari bahasa Inggris yang artinya kewalahan maknanya adalah kondisi dimana kita kewalahan karena pikiran penuh sebab tugas ataupun tekanan dari lingkungan sosial. Sisi positif dari overwhelmed jika tidak sering terjadi adalah dapat memicu sistem otak agar lebih produktif, namun sisi negatifnya adalah dapat mengganggu mental dan fisik seseorang. Penyebab-penyebabnya antara lain, faktor psikologis seperti stress, trauma, kekhawatiran yang berlebihan ini dapat memicu kemarahan yang tidak terkontrol dibarengi rasa putus asa atau frustasi akibat tidak bisa mengatasi stress.  Adapun ciri-ciri orang yang sedang mengalami overwhelmed, sulit berfikir rasional, tidak bisa menyelesaikan tugas sederhana, overreact, menarik diri dari lingkungan sekitar, putus asa dan mudah menangis, marah dan cemas. Ciri fisik yang dapat dirasakan ataupun terlihat adalah kesulitan bernafas, jantung berdegup kencang, pusing dan selalu kelelahan. Cara mengatasi overwhelmed: Istir...

Kasus Cacar Monyet Mulai Menyentuh Bandung

  Bandung - Penyebaran penyakit cacar monyet telah menjadi perhatian serius di beberapa wilayah Indonesia. Salah satu fokus utama adalah Kota Bandung, di mana Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat telah mengidentifikasi kasus-kasus terkait penyakit ini. Pada bulan Juni tahun lalu, seorang individu dari Karawang dinyatakan positif terinfeksi virus cacar monyet dan segera menjalani perawatan di rumah sakit di Jakarta. Namun, kini perhatian bergeser ke Kota Bandung, di mana dua kasus terkait penyakit ini telah terdeteksi. Pasien pertama, yang berasal dari Kota Bandung, telah diidentifikasi berada di kawasan Pasir Layung dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Sementara itu, ada juga pasien lain yang diduga terinfeksi cacar monyet dan telah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, R. Vini Adiani Dewi, menyatakan, "Hingga saat ini, baru satu kasus yang telah terkonfirmasi positif di Rumah Sakit Hasan Sadikin...